JAKARTA - Panggung bursa transfer musim panas 2026 mulai memanas dengan munculnya spekulasi mengenai masa depan salah satu penyerang paling produktif di Eropa saat ini. Setelah berhasil menemukan kembali sentuhan terbaiknya di Spanyol, sosok penyerang pinjaman asal Inggris kini menjadi pusat tarik-menarik antara ambisi olahraga dan realitas finansial. Di saat raksasa Catalan berupaya mengamankan jasanya secara permanen, kekuatan finansial dari Paris mulai membayangi, siap memanfaatkan celah sekecil apa pun yang muncul dari meja negosiasi.
Marcus Rashford telah memberikan dampak yang luar biasa sejak bergabung dengan FC Barcelona dengan status pinjaman dari Manchester United pada musim panas lalu. Penyerang berusia 28 tahun tersebut telah terlibat langsung dalam 21 gol, dengan catatan sembilan gol dan 12 assist di semua kompetisi. Performa impresif ini membuktikan bahwa perpindahan atmosfer ke La Liga telah menghidupkan kembali ketajamannya di lini depan.
Kontribusi Krusial di Liga Champions dan Dilema Harga
Kehadiran Rashford di skuad asuhan pelatih Barcelona saat ini terbukti menjadi faktor pembeda, terutama di kompetisi kasta tertinggi Eropa. Kontribusi Rashford di UEFA Champions League, secara khusus, telah menjadi hal krusial bagi Barça untuk mengamankan posisi di delapan besar. Keberhasilan ini tentu membuat manajemen klub sangat puas dengan performa sang pemain di lapangan.
Secara alamiah, Blaugrana sedang mempertimbangkan untuk menjadikan transfernya permanen pada akhir musim nanti. Namun, sebuah ganjalan muncul dari sisi finansial. Ada beberapa keengganan untuk membayar biaya sebesar €30 juta yang telah disepakati dengan Manchester United sebagai bagian dari kesepakatan pinjaman tersebut. Angka ini menjadi titik krusial yang bisa menentukan apakah Rashford akan tetap berseragam biru-merah atau justru berpindah ke klub lain.
Celah bagi PSG untuk Membajak Rashford
Situasi negosiasi yang belum menemui titik temu ini memancing perhatian dari juara bertahan Liga Prancis. Laporan dari Caught Offside menyebutkan bahwa PSG sedang mempertimbangkan untuk melakukan pergerakan guna memboyong Rashford jika Barcelona memilih untuk tidak melakukan perekrutan permanen di musim panas mendatang. PSG melihat ini sebagai kesempatan emas untuk mendapatkan penyerang berpengalaman dengan harga yang relatif terjangkau.
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, Barça ragu-ragu untuk membayar jumlah klausul pembelian sebesar €30 juta dan akan mencari alternatif lain seperti biaya yang lebih rendah atau perpanjangan kesepakatan pinjaman. Ketidakpastian inilah yang bisa membiarkan pintu terbuka bagi PSG untuk melakukan pergerakan bagi pemain asal Inggris berusia 28 tahun tersebut, yang sangat mereka hargai kualitasnya.
Ketertarikan Jangka Panjang Sang Juara Eropa
Minat Paris Saint-Germain terhadap mantan bintang United ini sebenarnya bukanlah hal yang baru. Sang juara bertahan Prancis dan Eropa tersebut telah lama memasukkan Rashford dalam radar pantauan mereka. Mereka mengaguminya sebagai penyerang serbaguna dengan pengalaman di level tertinggi dan rekam jejak mencetak gol yang telah terbukti di berbagai kompetisi besar.
Di sisi lain, terdapat tantangan internal bagi Barcelona jika ingin mempertahankan sang pemain. Rashford juga perlu menandatangani kontrak jangka panjang dengan gaji yang dikurangi secara substansial, mengingat masalah batasan gaji yang dialami Barça saat ini. Realitas ekonomi klub seringkali menjadi penghalang dalam mempertahankan pemain bintang dengan permintaan gaji tinggi.
Keinginan Pemain dan Harapan Kesepakatan Akhir
Meskipun PSG terus memantau situasi dengan saksama, keinginan pribadi pemain tampaknya masih condong ke arah satu sisi. Rashford, di sisi lain, telah memperjelas bahwa ia berniat untuk bertahan di Barcelona melampaui musim ini, dan pihak Blaugrana pun memiliki keinginan yang sama untuk tetap memilikinya di dalam skuad. Ikatan emosional dan kenyamanan bermain di Camp Nou menjadi faktor penguat bagi Rashford untuk tetap bertahan.
Oleh karena itu, kecuali terjadi sesuatu yang drastis, PSG kemungkinan besar tidak akan memiliki peluang, dan kesepakatan diharapkan akan segera tercapai antara Barça dan Manchester United. Fokus utama saat ini adalah bagaimana kedua klub pemilik dan peminjam tersebut dapat menemukan solusi tengah terkait nilai transfer yang dapat memuaskan semua pihak, sekaligus menjaga stabilitas finansial Barcelona di musim mendatang.