PLN

PLN UID Kalselteng Bukukan Penjualan Listrik 6.253,79 GWh Sepanjang Tahun 2025

PLN UID Kalselteng Bukukan Penjualan Listrik 6.253,79 GWh Sepanjang Tahun 2025
PLN UID Kalselteng Bukukan Penjualan Listrik 6.253,79 GWh Sepanjang Tahun 2025

JAKARTA - Capaian positif diraih PT PLN UID Kalselteng setelah berhasil mencatatkan total angka penjualan energi listrik mencapai 6.253,79 GWh selama periode tahun 2025. Angka ini menunjukkan adanya tren peningkatan konsumsi listrik yang signifikan di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah seiring dengan geliat ekonomi yang semakin tumbuh. Peningkatan konsumsi tersebut juga menjadi indikator kuat bahwa aktivitas industri, bisnis, hingga sektor rumah tangga di wilayah tersebut terus mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Dorong Kenaikan Penjualan Energi Listrik 2025

Pada Kamis 26 Februari 2026, manajemen PLN menjelaskan bahwa kenaikan penjualan ini dipicu oleh pertumbuhan pelanggan di berbagai sektor strategis yang ada di wilayah tersebut. Sektor industri dan bisnis di Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah menunjukkan performa yang sangat luar biasa dalam menyerap energi listrik untuk mendukung operasional harian mereka. Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai upaya strategis yang dijalankan oleh PLN untuk memberikan pelayanan yang jauh lebih prima dan andal bagi seluruh pelanggan.

General Manager PLN UID Kalselteng menyatakan bahwa pencapaian 6.253,79 GWh ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan daerah. PLN terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha melalui program penyambungan baru maupun tambah daya yang prosesnya dibuat semakin cepat serta sangat mudah. Transformasi layanan digital melalui aplikasi juga turut berperan penting dalam meningkatkan interaksi pelanggan serta mempermudah transaksi pembelian token maupun pembayaran tagihan listrik secara rutin.

Pertumbuhan penjualan energi listrik ini juga mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat dengan ditandai oleh penggunaan peralatan elektronik yang lebih beragam di rumah. PLN optimis bahwa tren positif ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang seiring dengan rencana pengembangan berbagai kawasan industri baru di Kalimantan Selatan dan Tengah. Dukungan infrastruktur kelistrikan yang kuat menjadi tulang punggung utama bagi percepatan pembangunan daerah serta daya tarik bagi para investor untuk menanamkan modal di wilayah ini.

Strategi Penguatan Infrastruktur Kelistrikan dan Pelayanan Pelanggan PLN

Hingga penutupan tahun 2025, PLN secara konsisten melakukan pemeliharaan jaringan guna meminimalkan potensi gangguan distribusi energi listrik ke titik-titik pelanggan yang berada di pelosok. Pembangunan sejumlah gardu induk baru serta perluasan jaringan transmisi menjadi prioritas utama untuk memastikan pasokan daya tetap tercukupi bagi kebutuhan industri skala besar yang meningkat. Manajemen juga terus mendorong penggunaan energi bersih melalui berbagai inovasi produk yang ramah lingkungan guna mendukung target net zero emission yang telah dicanangkan pemerintah.

Keberhasilan penjualan sebesar 6.253,79 GWh tersebut juga didukung oleh program akuisisi captive power di mana perusahaan besar beralih menggunakan listrik penuh dari layanan PLN. Langkah ini dipandang sangat efektif dalam mengoptimalkan serapan energi listrik sekaligus membantu perusahaan dalam menekan biaya operasional produksi mereka jika dibandingkan menggunakan pembangkit mandiri yang mahal. PLN memberikan jaminan kualitas daya yang stabil sehingga operasional mesin-mesin industri dapat berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti selama proses produksi berlangsung setiap harinya.

Pada Kamis 26 Februari 2026 ini, PLN juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dalam memetakan potensi kebutuhan listrik di masa depan yang akan datang. Dengan data penjualan yang akurat ini, PLN dapat melakukan perencanaan investasi infrastruktur yang tepat sasaran agar tidak terjadi defisit daya di tengah permintaan yang melonjak. Kepuasan pelanggan tetap menjadi indikator keberhasilan utama bagi PLN UID Kalselteng dalam menjalankan mandat sebagai penyedia energi listrik satu-satunya yang andal dan terpercaya di Indonesia.

Dampak Positif Kenaikan Penjualan Listrik Bagi Sektor UMKM Daerah

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM juga berkontribusi besar terhadap pencapaian angka penjualan listrik yang fantastis di wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah. Banyak pelaku usaha kecil yang kini mulai beralih menggunakan peralatan berbasis listrik untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi waktu kerja dalam menghasilkan produk-produk unggulan daerah yang sangat menarik. PLN mendukung penuh geliat UMKM melalui bantuan pembinaan serta penyediaan akses listrik yang terjangkau bagi kelompok masyarakat yang ingin memulai usaha produktif di lingkungan rumahnya.

Peningkatan penjualan sebesar 6.253,79 GWh ini menjadi bukti nyata bahwa listrik telah menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di daerah-daerah penyangga ibu kota negara. Kegiatan produktif di malam hari kini semakin semarak berkat adanya penerangan yang cukup serta ketersediaan daya yang stabil untuk mengoperasikan berbagai macam alat kerja elektronik. PLN terus berupaya menjangkau desa-desa terpencil melalui program listrik desa agar pemerataan akses energi dapat dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali di seluruh pelosok.

Dengan tercapainya target penjualan pada tahun 2025, PLN berharap dapat memberikan kontribusi pendapatan yang lebih besar bagi negara melalui setoran pajak serta dividen perusahaan. Keuntungan yang diraih akan dialokasikan kembali untuk pembangunan infrastruktur energi terbarukan yang lebih canggih serta ramah terhadap lingkungan hidup di masa depan yang cerah. Masyarakat diharapkan terus mendukung upaya PLN dalam menjaga aset-aset kelistrikan agar suplai energi dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi mendatang di wilayah Kalselteng ini.

Proyeksi Kebutuhan Energi Listrik Kalimantan Selatan Dan Tengah 2026

Memasuki tahun 2026, PLN UID Kalselteng memproyeksikan permintaan energi listrik akan terus tumbuh di atas angka pencapaian tahun lalu yang sebesar 6.253,79 GWh tersebut. Rencana pembangunan pusat-pusat bisnis baru serta peningkatan aktivitas pelabuhan menjadi faktor penentu utama yang akan mengerek angka konsumsi listrik di wilayah Kalimantan Selatan secara signifikan. PLN telah menyiapkan peta jalan kelistrikan yang komprehensif untuk menyambut lonjakan beban puncak yang diprediksi akan terjadi pada momen-momen tertentu di sepanjang tahun 2026 nanti.

Penguatan tim pelayanan teknik juga terus dilakukan agar setiap keluhan pelanggan dapat ditangani dengan waktu respons yang jauh lebih cepat daripada standar operasional prosedur biasanya. Digitalisasi sistem distribusi energi listrik memungkinkan petugas untuk mendeteksi adanya gangguan secara real-time melalui ruang kontrol pusat tanpa harus menunggu laporan manual dari warga. Kecepatan dalam menangani masalah teknis ini menjadi salah satu kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan serta menjaga stabilitas penjualan energi listrik di tingkat daerah.

Pada Kamis 26 Februari 2026, manajemen PLN mengimbau masyarakat untuk terus menggunakan energi listrik secara bijak dan aman guna menghindari risiko arus pendek di rumah. Edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan terus diberikan melalui berbagai kanal informasi agar masyarakat memahami hak serta kewajibannya sebagai pelanggan setia PT PLN di seluruh Indonesia. Dengan kerja sama yang baik antara penyedia layanan dan pengguna, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan beriringan dengan kedaulatan energi yang kuat dan juga mandiri.

Komitmen PLN UID Kalselteng Menuju Layanan Kelas Dunia 2026

Visi untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia terus diupayakan oleh PLN UID Kalselteng melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penerapan teknologi mutakhir di lapangan. Pencapaian penjualan 6.253,79 GWh merupakan tonggak sejarah penting yang memotivasi seluruh jajaran pimpinan dan staf untuk memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan juga negara. PLN berkomitmen untuk tidak hanya sekadar menjual daya, tetapi juga memberikan solusi energi yang inovatif bagi setiap tantangan pembangunan yang dihadapi oleh masyarakat di daerah.

Pemanfaatan data analitik dalam memantau tren penjualan membantu PLN dalam memberikan promo-promo menarik yang sesuai dengan profil kebutuhan pelanggan di masing-masing segmen pasar yang ada. Keberhasilan tahun 2025 menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi PLN untuk memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi di tanah Kalimantan. Segenap jajaran manajemen mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan sehingga target operasional perusahaan dapat tercapai dengan hasil yang sangat memuaskan.

Sebagai penutup, PLN UID Kalselteng berjanji akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan terang hingga ke ujung wilayah perbatasan yang sulit dijangkau oleh transportasi darat. Semangat untuk terus melayani dan membangun negeri menjadi napas utama dalam setiap langkah operasional yang dijalankan oleh perusahaan pelat merah yang sangat vital bagi kehidupan ini. Mari kita sambut tahun 2026 dengan penuh optimisme bahwa ketersediaan listrik yang andal akan membawa kemajuan, kesejahteraan, serta masa depan yang lebih gemilang bagi Kalimantan tercinta.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index