JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pelaku industri kecil menengah (IKM) kerajinan Indonesia untuk memperluas pasar, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga ke pasar global.
Salah satu strategi utama adalah memfasilitasi partisipasi IKM dalam berbagai pameran internasional. Melalui ajang ini, produk-produk kerajinan Indonesia mendapatkan kesempatan untuk bersaing langsung dengan produk luar negeri, sekaligus meningkatkan kepercayaan buyer internasional terhadap kualitas dan desain lokal.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menekankan pentingnya akses pameran internasional sebagai sarana pembuktian bahwa produk IKM Indonesia sejajar dengan standar global.
“Akses pameran internasional menjadi kesempatan besar dan ajang pembuktian bagi IKM dan juga Indonesia di dunia internasional bahwa produknya sejajar dan bahkan mampu bersaing dengan produk luar negeri lainnya,” ujarnya.
Partisipasi dalam pameran internasional juga membuka peluang pertemuan dengan buyer asing, yang berpotensi menghasilkan kerja sama bisnis jangka panjang.
Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) aktif mendampingi IKM agar mereka dapat menyiapkan produk dengan kualitas yang memenuhi standar ekspor, mulai dari desain, bahan baku, hingga kemasan yang menarik.
Kisah Sukses PT Indo Risakti
Salah satu bukti nyata keberhasilan fasilitasi Kemenperin adalah PT Indo Risakti, IKM kerajinan dan dekorasi rumah asal Bantul, Yogyakarta. Perusahaan ini berhasil menembus pasar ekspor ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Prancis, dan Inggris.
Total penjualan yang dicatatkan sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 108 ribu dolar AS atau setara dengan Rp1,83 miliar.
Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menegaskan bahwa keberhasilan PT Indo Risakti menunjukkan bahwa produk kerajinan Indonesia memiliki daya saing tinggi di pasar global.
“Ini membuktikan bahwa produk kerajinan Indonesia betul-betul berkualitas dan berdaya saing kuat di pasar global, sehingga buyer yakin untuk melakukan pembelian ulang dan juga memengaruhi kepercayaan kepada potential buyer lainnya,” jelasnya.
Selain itu, pencapaian ini juga menjadi inspirasi bagi IKM lain untuk memanfaatkan fasilitas pameran internasional dengan optimal. Dukungan Kemenperin tidak hanya berhenti pada penyediaan booth, tetapi juga termasuk pendampingan terkait persyaratan ekspor, perizinan, serta strategi pemasaran yang efektif.
Dukungan Fasilitasi dari Kemenperin
Kemenperin telah memfasilitasi sejumlah IKM kerajinan dan home decor untuk memperkenalkan produknya kepada buyer internasional.
Salah satunya melalui ajang Pameran Ambiente di Frankfurt, Jerman, pada 2025. Sebanyak 10 IKM mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan produk mereka di ajang bergengsi ini.
PT Indo Risakti termasuk salah satu peserta yang berhasil mencatatkan penjualan positif setelah pameran tersebut.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa partisipasi dalam pameran internasional tidak hanya sekadar memamerkan produk, tetapi benar-benar dapat meningkatkan omzet penjualan dan membuka peluang kerjasama ekspor yang berkelanjutan.
Reni menambahkan, “Artinya, IKM yang difasilitasi ini betul-betul memanfaatkan kesempatan pameran dengan sebaik-baiknya, dan memenuhi berbagai kriteria ekspor di tengah persaingan pasar global yang ketat.”
Pendampingan Kemenperin mencakup konsultasi desain, kualitas produk, dan strategi pemasaran agar produk IKM dapat diterima oleh pasar internasional yang kompetitif.
Dampak Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing
Fasilitasi ekspor yang dilakukan Kemenperin tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan IKM, tetapi juga memiliki efek positif terhadap perekonomian lokal. Produk kerajinan yang berhasil menembus pasar global meningkatkan reputasi Indonesia sebagai produsen kerajinan berkualitas tinggi.
Selain itu, keberhasilan IKM dalam mengekspor produknya menjadi motivasi bagi pelaku industri lain untuk meningkatkan kualitas produk dan menyesuaikan desain dengan selera pasar internasional.
Hal ini sejalan dengan strategi Kemenperin untuk mendorong peningkatan daya saing sektor industri kecil dan menengah di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global.
Kemenperin terus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, IKM, dan pelaku industri agar inovasi dan kualitas produk lokal dapat terus ditingkatkan.
Dengan pendekatan ini, diharapkan semakin banyak IKM Indonesia yang mampu menembus pasar internasional dan mencatatkan penjualan yang signifikan, seperti yang telah dicapai PT Indo Risakti.
Masa Depan Ekspor IKM Kerajinan
Melalui dukungan yang konsisten dari Kemenperin, potensi IKM kerajinan Indonesia untuk berkembang ke pasar internasional semakin terbuka. Fasilitasi pameran, pendampingan ekspor, dan peningkatan kualitas produk menjadi kunci keberhasilan.
Dengan strategi yang tepat, diharapkan lebih banyak IKM yang mampu menembus pasar global, meningkatkan pendapatan, dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.
Ke depan, Kemenperin berkomitmen untuk terus mendorong pelaku IKM agar tetap inovatif dan kompetitif, sehingga produk-produk kerajinan Indonesia semakin dikenal di dunia internasional.