JASA MARGA

Jasa Marga Tutup Sementara Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 untuk Rekonstruksi

Jasa Marga Tutup Sementara Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 untuk Rekonstruksi
Jasa Marga Tutup Sementara Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 untuk Rekonstruksi

**JAKARTA - **PT Jasa Marga (Persero) Tbk menutup sementara akses Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 di ruas Tol Cipularang arah Jakarta guna mendukung pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari program pemeliharaan berkala untuk memastikan kualitas infrastruktur tetap memenuhi standar pelayanan minimal serta menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Penutupan tersebut berlangsung mulai Rabu, 11 Februari 2026 pukul 00.00 WIB hingga Jumat, 13 Februari 2026 pukul 12.00 WIB. Selama periode itu, akses transaksi melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 tidak dapat digunakan dan pengguna jalan diarahkan untuk memanfaatkan gerbang tol alternatif yang telah disiapkan.

Langkah ini dilakukan menyusul adanya pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di KM 67+000 lajur menuju Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 arah Jakarta. Pekerjaan tersebut dinilai perlu dilakukan segera guna menjaga kondisi jalan tetap optimal, terutama pada jalur strategis yang menjadi penghubung utama arus kendaraan dari Bandung menuju Jakarta.

Penyesuaian Akses dan Rekayasa Lalu Lintas

Selama penutupan berlangsung, kendaraan yang biasanya melakukan transaksi di Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 dialihkan untuk melakukan transaksi di Gerbang Tol Kalihurip Utama 2. Pengalihan ini bertujuan agar arus lalu lintas tetap terdistribusi dengan baik dan tidak menimbulkan antrean panjang di satu titik tertentu.

Manajemen Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) memastikan bahwa lajur lainnya di ruas Tol Cipularang tetap beroperasi normal. Penutupan hanya dilakukan pada akses gerbang tol yang terdampak langsung oleh pekerjaan rekonstruksi. Dengan demikian, pengguna jalan masih dapat melintas seperti biasa, meskipun perlu menyesuaikan titik transaksi pembayaran tol.

Untuk mendukung kelancaran selama pekerjaan berlangsung, Jasa Marga juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian Patroli Jalan Raya serta PT Jasamarga Tollroad Operator. Petugas disiagakan di lapangan guna membantu pengaturan lalu lintas dan memberikan arahan kepada pengguna jalan.

Alasan Rekonstruksi dan Standar Pelayanan

Pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di KM 67+000 merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala yang rutin dilakukan pada ruas tol dengan tingkat lalu lintas tinggi. Ruas Tol Cipularang dikenal sebagai salah satu jalur vital yang menghubungkan wilayah Jawa Barat dengan DKI Jakarta, sehingga kualitas permukaan jalannya harus senantiasa terjaga.

Perbaikan struktur perkerasan dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerusakan yang dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan. Dengan dilaksanakannya rekonstruksi ini, diharapkan kondisi jalan kembali optimal dan mampu menopang beban kendaraan, termasuk kendaraan berat yang kerap melintas di jalur tersebut.

Jasa Marga menegaskan bahwa setiap pekerjaan pemeliharaan selalu mengacu pada standar pelayanan minimal jalan tol. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan infrastruktur jalan yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat.

Mitigasi Dampak bagi Pengguna Jalan

Guna meminimalkan dampak penutupan sementara, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Di antaranya adalah pemasangan rambu-rambu peringatan sebelum area pekerjaan, penempatan barrier pengaman, serta pemberlakuan pengaturan lalu lintas secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Pengguna jalan juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan memperhitungkan kemungkinan perubahan waktu tempuh akibat pengalihan akses transaksi. Selain itu, pengendara diminta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol guna menghindari hambatan saat melakukan pembayaran di gerbang alternatif.

Manajemen turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penutupan sementara ini. Namun, langkah tersebut dinilai penting demi menjaga kualitas jalan tol dalam jangka panjang.

Komitmen Jasa Marga terhadap Infrastruktur Andal

Penutupan sementara Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 mencerminkan komitmen Jasa Marga dalam menjaga keberlanjutan layanan infrastruktur jalan tol nasional. Perusahaan secara konsisten melakukan pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan, khususnya pada ruas-ruas dengan volume lalu lintas tinggi.

Dengan selesainya pekerjaan yang ditargetkan pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul 12.00 WIB, akses Gerbang Tol Kalihurip Utama 6 diharapkan dapat kembali beroperasi normal. Kondisi perkerasan jalan yang telah direkonstruksi diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus menekan potensi gangguan akibat kerusakan jalan.

Sebagai operator jalan tol, Jasa Marga terus mengedepankan aspek keselamatan dan pelayanan. Setiap kebijakan penutupan sementara selalu mempertimbangkan faktor teknis serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index